Jumat, 16 Desember 2022

Ini Cara Meningkatkan Brand Usaha BUMDes Melalui Logo!



Logo adalah salah satu hal penting dalam sebuah perusahaan. Bukan hanya sekadar gambar atau tulisan, logo merupakan identitas yang digunakan untuk membangun brand yang menarik dan berbeda dari yang lain. Melalui logo, kamu dapat mengkomunikasikan keberadaan bisnismu kepada calon pelanggan. Meski tidak dapat dijadikan sebagai indikator kualitas usaha, akan tetapi logo dapat mencerminkan keprofesionalan perusahaan.

Setiap perusahaan atau bisnis membutuhkan logo yang berkesan sekaligus menarik. Begitu juga ketika kamu membangun sebuah bisnis, maka hal pertama yang harus ditentukan adalah rancangan bisnis dan juga logo. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) termasuk salah satu bisnis yang membutuhkan identitas berupa logo agar dapat dibedakan antara satu dengan yang lainnya. 

BUMDes Ketapanrame yang terletak di Kabupaten Mojokerto adalah salah satu BUMDes di Indonesia yang menggunakan logo menarik untuk membedakannya dari BUMDes lain. Terlihat dari setiap elemen dalam logo BUMDes Ketapanrame memiliki filosofi tersendiri yang menunjukkan ciri khas serta identitasnya.

Penting bagi sebuah desa yang baru merintis usaha BUMDes untuk menentukan logo yang menarik. Tentu desa tersebut dapat menyewa atau membayar jasa seorang graphic designer untuk membuat sebuah logo BUMDes yang terlihat profesional. Namun, kamu harus diketahui bahwa biaya yang dibutuhkan untuk membuat logo yang orisinil dan menarik sangatlah besar. Jangan khawatir, kamu bisa membuat logo BUMDes sendiri, lho!

Melalui artikel ini, admin akan membagikan insight seputar langkah membuat logo BUMDes yang menarik dan berkualitas seperti logo yang dimiliki oleh BUMDes Ketapanrame. Apa aja sih yang harus diperhatikan? Yuk, disimak bersama-sama.

Peran Logo BUMDes Sebagai Kunci Branding yang Sukses 

Tidak dapat kita pungkiri, BUMDes dengan logo yang menarik tentu akan lebih dilirik oleh calon pelanggan. Ada beberapa indikator yang perlu kamu perhatikan ketika kamu ingin membuat logo BUMDes yang sempurna:

  1. Sederhana - Saat ini, logo dengan desain yang sederhana lebih banyak diminati sebab lebih efektif dan fleskibel secara visual.
  2. Mudah Diingat - Logo yang sederhana akan lebih mudah diingat oleh khalayak sehingga usaha BUMDes-mu lebih mudah untuk ditemukan.
  3.  Fleksibel - Logo yang fleksibel berarti logo dapat dengan mudah diaplikasikan di berbagai jenis media.
  4.  Cocok dengan Esensi - Secara visual dan makna, logo tidak boleh memiliki gambaran yang berbeda dengan usaha yang dijalankan.

Keempat indikator tersebut dapat dijadikan sebagai pegangan untuk kamu yang hendak mendesain logo BUMDes yang baik. Terlebih, pembuatan logo berkaitan dengan branding atau kesan yang terbangun dalam benak konsumen terhadap usahamu. Memiliki logo sesuai dengan keempat indikator tersebut dapat membantu konsumen dalam membedakan usaha BUMDes-mu dengan usaha lainnya.

Lantas hal apa saja yang dibutuhkan untuk mendesain sebuah logo BUMDes yang menarik?

Mempersiapkan Beberapa Hal untuk Mendesain Logo BUMDes

  1. Memahami Usaha BUMDes-mu - Hal pertama yang harus dilakukan sebelum mendesain sebuah logo adalah memahami bisnismu sendiri. Mulai dari jenis usaha BUMDes, apa yang kamu jual/tawarkan, siapa target pasarmu, dan lain sebagainya. Memahami bisnis dapat membantumu untuk menentukan rancangan desain logo BUMDes yang sesuai.
  2.  Melakukan Riset Mendalam - Selain untuk mencari ide, riset dilakukan agar kamu tidak membuat logo yang sama dengan usaha lainnya. Jangan sampai logo BUMDes yang telah kamu rancang sedemikian rupa malah dianggap meniru desain logo orang lain, ya.
  3.  Memanfaatkan Bantuan Logo Maker - Bagi yang tidak mahir membuat atau merancang desain logo, kamu bisa menggunakan logo maker yang dapat diakses secara online. Beberapa dari website logo maker akan memberikan kamu pertanyaan terkait usahamu, setelah itu mereka akan menampilkan banyak rekomendasi logo yang menarik untuk BUMDes-mu. Kamu bisa mengakses website logo maker seperti looka dan wix.
  4.  Menggunakan Software Desain - Jika kamu tertarik untuk membuat logo dari nol dan mengeksplorasi lebih banyak ide, kamu dapat menginstall software khusus untuk mendesain seperti Adobe Illustrator atau CorelDRAW. Apabila kamu tidak rela untuk merogoh kocek yang besar untuk membeli software tersebut, kamu juga bisa menggunakan Canva sebagai alternatif terbaik untuk mendesain logo BUMDes-mu.

Sekarang kamu sudah memahami Langkah apa saja hal yang harus diperhatikan untuk membuat logo BUMDes yang menarik. Logo tidak hanya sebatas gambar dengan nama BUMDes-mu, ia harus mampu memuat visualisasi yang mampu mengingatkan pelanggan pada produk-produkmu. Kamu juga bisa mengakses artikel yang relevan seperti Prinsip Dasar Membuat Logo BUMDes Sesuai Filosofi dan Peran Logo BUMDes untuk Unit Usahanya. 

Buat BUMDes-mu semakin terdepan dengan tips marketing dan branding lainnya dari BUMDes Mutiara Welirang! Stay tune!

Kamis, 15 Desember 2022

Kenali 4 Sumber Dana untuk Biayai BUMDes Anda

BUMDes atau Badan Usaha Milik Desa adalah usaha yang dijalankan dan dikelola secara bersama oleh Pemerintah Desa. Saat ini, BUMDes telah banyak dimanfaatkan sebagai sumber pemasukan utama bagi banyak desa di Indonesia. Meski pada tujuannya, pendiran BUMDes tidak sekadar terfokus pada upaya meningkatkan penghasilan asli desa, tetapi juga mengembangkan potensi serta sumber daya manusia.

Meski pada tujuannya, pendiran BUMDes tidak sekadar terfokus pada upaya meningkatkan penghasilan asli desa, tetapi juga mengembangkan potensi serta sumber daya manusia. Misalnya, BUMDes Mutiara Welirang yang berada di Desa Ketapanrame, Kabupaten Mojokerto, mengandalkan BUMDes-nya untuk meningkatkan potensi pariwisata yang dimiliki oleh desa tersebut. Agar BUMDes Mutiara Welirang dapat berjalan, maka dibutuhkan sumber dana yang jelas untuk dapat menjalankan unit usaha serta berbagai kegiatan di dalamnya.

Apabila anda belum pernah terlibat secara langsung dalam usaha BUMDes, anda mungkin kerap bertanya-tanya tentang modal atau sumber dana yang digunakan BUMDes dalam menjalankan roda usahanya, terutama BUMDes Mutiara Welirang. Bukan hal yang aneh jika anda ingin tahu lebih banyak. Scroll artikel ini untuk menuntaskan rasa penasaran anda!

Seberapa Penting Sumber Dana BUMDes?

Sumber dana atau modal adalah elemen penting yang harus dipersiapkan untuk memastikan kegiatan usaha BUMDes dapat terus berjalan. Tanpa adanya sumber dana yang jelas, kegiatan usaha apapun tidak akan dapat dijalankan sesuai dengan harapan. Melalui artikel singkat ini, admin akan membagikan insight seputar sumber dana yang bisa  anda jadikan sebagai modal untuk menjalankan usaha BUMDes di desa anda. Yuk, simak bersama-sama.

Dari Mana Sumber Dana BUMDes Berasal?

  1. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)

Beberapa orang mungkin belum mengetahui bahwa Dana Desa yang dikucurkan pemerintah untuk mengembangkan desa-desa di Indonesia berasal dari APBN. Aturan pendanaan desa sendiri pertama kali ditetapkan oleh pemerintah pada tahun 2014 lalu, tepatnya melalui UU No. 6 Tahun 2014. Dana yang berasal APBN ini nantinya akan di-transfer ke dalam APBD Kabupaten/Kota. Setelahnya, dana tersebut disalurkan ke desa-desa untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pembinaan masyarakat, dan juga kegiatan swadaya masyarakat, termasuk BUMDes.

  1. Pinjaman Modal Usaha

Bank telah lama dikenal oleh masyarakat sebagai tempat untuk mengajukan pinjaman, khususnya pinjaman untuk menjalankan usaha. Sama seperti usaha lainnya, anda juga dapat meminjam modal usaha kepada bank untuk mendirikan BUMDes anda, lho. Untuk meminimalisir resiko kredit macet, anda dapat mengajukan pinjaman Kredit Tanpa Angunan (KTA) yang banyak dinilai lebih menguntungkan dan minim resiko.

  1. Tabungan/Gotong Royong Masyarakat Desa

Apabila masyarakat di sebuah desa telah sepakat untuk mendirikan BUMDes secara bersama-sama, modal dapat dikumpulkan secara sukarela dari masyarakat desa. Dana yang telah dihimpun dapat dikelola oleh Pemerintah Desa atau organisasi BUMDes untuk dialokasikan pada usaha yang hendak dijalankan. Apakah desa anda berminat untuk mengumpulkan dana secara sukarela?

  1. Hibah dari Pihak Ketiga

Hibah dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) disebut sebagai bentuk pengalihan hak secara sukarela kepada orang lain. Dalam dunia bisnis, hibah dapat dipahami sebagai pemberian dana kepada pelaku usaha secara sukarela untuk kepentingan usahanya. Melalui hibah, usaha BUMDes anda akan dimodali oleh pihak penghibah secara cuma-cuma; tanpa mengharapkan keuntungan. Hibah usaha sendiri terbagi menjadi dua, yaitu hibah umum untuk usaha yang telah berjalan selama 2 tahun dan hibah khusus untuk usaha yang memenuhi persyaratan tertentu.

  1. Investor

Berbeda dengan hibah, invest berarti menanam modal. Harapan dari dilakukannya investasi adalah memperoleh keuntungan setelah usaha sudah berjalan. Melalui cara ini, anda harus mencari pihak yang bersedia memenamkan modal untuk usaha BUMDes anda. anda tidak perlu khawatir, saat ini, Kemendes PDTT telah bekerjasama dengan Kementerian Investasi untuk mempermudah anda selaku pengelola BUMDes dalam mencari investor, lho. Kabar baik untuk pelaku BUMDes!

Kelima info di atas adalah beberapa sumber dana yang dapat anda jadikan modal untuk menjalankan usaha BUMDes anda. Setelah mengetahui informasi mengenai sumber dana BUMDes, anda tidak perlu khawatir mengenai sumber dana mana yang ingin anda manfaatkan untuk mendirikan BUMDes di desa anda. Terlebih saat ini berbagai kegiatan yang dicanangkan Pemerintah Desa didukung penuh oleh Pemerintah Pusat dalam mewujudkan desa yang maju dan sejahtera. Anda juga dapat memperkaya pengetahuan seputar sumber dana BUMDes dengan membaca artikel lain yang relevan seperti Faktor Penyebab Penyalahgunaan Dana Desa dan Prinsip Prioritas Penggunaan Dana Desa untuk BUM Desa.

Rabu, 14 Desember 2022

Buah Kesuksesan "1 Miliar" dari BRI untuk Desa Ketapanrame



Desa Ketapanrame yang terletak di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto berhasil menjadi Runner Up Desa BRIlian 2021 tahap ke-2 yang diselenggarakan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI), bersamaan dengan perayaan ulang tahun BRI ke-126.

Dikutip dari promo.bri.co.id, Desa BRIlian adalah program pembangunan desa yang diinisiasi oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) dalam rangka mendorong inovasi berkelanjutan untuk desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Dari 1000 desa yang diseleksi, Desa Ketapanrame menjadi salah satu dari 10 desa di Indonesia yang ditentukan sebagai Desa BRIlian sebagaimana penilaian yang telah ditetapkan oleh pihak BRI.

Atas keberhasilannya dalam program Desa BRilian, Desa Ketapanrame mendapatkan CSR sebesar Rp 1 Miliar sebagai dana untuk mengembangkan potensi wisata dan pembangunan yang bersifat berkelanjutan. Rencananya, dana tersebut akan digunakan untuk membangun sarana dan prasarana di kawasan Taman Ghanjaran dan Sumber Gempong, guest house, serta gapura agar terlihat lebih menarik.

Dalam prosesnya, BRI diketahui akan mendampingi Desa Ketapanrame dalam menggunakan dana yang diberikan serta melakukan pembinaan kepada pengurus desa dalam memperkenalkan manajemen keuangan dasar serta penggunaan teknologi dalam urusan pengelolaan keuangan desa.

Prestasi bergengsi yang diberikan untuk Desa Ketapanrame ini tentu saja merupakan buah dari kerja keras semua pihak yang terlibat dalam pengembangan maupun pemeliharaan potensi wisata. Peran dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Ketapanrame menjadi salah satu faktor yang paling berpengaruh, terutama dalam memberdayakan masyarakat desa serta mengembangkan unit-unit usaha yang mampu menarik wisatawan dari seluruh penjuru Indonesia.

Taman Ghanjaran dan Wisata Sawah Sumber Gempong adalah dua dari banyak unit usaha yang dikelola oleh BUMDes Mutiara Welirang dan menjadi dua tempat wisata yang paling digemari oleh wisatawan, baik lokal maupun yang berasal dari luar Mojokerto. Taman Ghanjaran sendiri menawarkan wahana bermain yang bersifat edukatif serta menjajakan berbagai macam kuliner lezat, sementara Sumber Gempong menawarkan wisata sawah khas pedesaan, kolam renang, dan pemandian.

Sementara itu, melalui program Desa BRIlian ini, BRI berupaya untuk mendorong potensi wisata yang dimiliki oleh Desa Ketapanrame, termasuk dua unit usaha BUMDes yang dinilai potensial dalam menarik lebih banyak wisatawan. Desa Ketapanrame dinilai aktif dalam melakukan transformasi agar desa dan masyarakatnya menjadi semakin maju. Diketahui bahwa Desa Ketapanrame telah melakukan kerja sama dengan BRI sejak tahun 2020 dan kemudian memenuhi syarat untuk masuk ke dalam daftar 10 Desa BRIlian batch ke-2 yang dilaksanakan pada tahun 2021. Sebagian besar masyarakat Desa Ketapanrame juga adalah pengguna rekening BRI melalui program usaha unit wisata.

Bukan hal yang mudah bagi Desa Ketapanrame untuk menjadi salah satu dari 10 Desa BRIlian. Banyak komponen dan penilaian yang harus dilalui oleh desa, di antaranya yaitu jumlah warga yang telah mengenal layanan perbankan, manajemen keuangan, serta penggunaan teknologi dalam berbagai kegiatan transaksi dan akuntansi. Ditambah lagi, jumlah desa yang bersaing mencapai angka ribuan, sehingga antara kepala desa, pengurus BUMDes, hingga masyarakat Desa Ketapanrame harus bersinergi untuk membangun desa yang maju, mandiri, dan mampu mengelola sumber daya dengan baik.

Meskipun begitu, BRI tidak serta merta hanya memberikan Rp 1 miliar kepada desa, akan tetapi dilakukan pengawalan dan pembinaan agar dana tersebut digunakan dengan baik untuk kepentingan pembangunan desa. Melalui BRI Peduli, BRI menargetkan program yang dilaksanakan dapat memberikan dampak baik bagi warga Desa Ketapanrame, terutama dalam meningkatkan perekonomian desa dan membangun desa yang berdaya.


Selasa, 13 Desember 2022

Mengenal Unit-unit Usaha BUMDes Mutiara Welirang

BUMDes merupakan badan usaha yang dibentuk dengan tujuan untuk mensejahterakan masyarakat desa. Sebagian besar modal BUMDes juga berasal dari kontribusi masyarakat desa, sehingga masyarakat desa sendiri juga memiliki peran dalam mensejahterakan desa. Melalui BUMDes sebagai perantara terwujudnya tujuan tersebut, BUMDes diharapkan dapat melayani kebutuhan-kebutuhan masyarakatnya, salah satunya dengan cara menciptakan Unit Usaha yang bisa memenuhi segala kebutuhan yang diperlukan desa.

Unit usaha BUMDes merupakan badan usaha milik BUMDes yang dibuat untuk memberikan pelayanan bagi warga desa dengan tujuan untuk menyejahterakan warga desa itu sendiri. Unit Usaha BUMDes terbagi menjadi beberapa bidang yaitu bidang layanan, bidang keuangan, bidang penyewaan, bidang perantara, bidang perdagangan, dan induk usaha.

Sebagai Badan usaha yang sudah berbadan hukum, BUMDes Mutiara Welirang Desa Ketapanrame juga mengelola beberapa unit usaha yang sudah membantu memakmurkan masyarakat Desa Ketapanrame. Hingga saat ini, BUMDes Mutiara Welirang sudah memiliki dan mengelola lima Unit Usaha, yaitu:

1.  Unit Jasa Pengelolaan Air Minum (BPAM)

Badan Pengelola Air Minum (BPAM) Tirto Tentrem merupakan unit yang bertanggung jawab atas pendistribusian yang merata terhadap air minum kepada masyarakat di Desa Ketapanrame. BPAM menyediakan kebutuhan warga masyarakat dalam hal mencukupi ketersediaan air, memenuhi kebutuhan usaha-usaha masyarakat terhadap air dan kebutuhan-kebutuhan pervillaan dengan perlakuan khusus, dan memenuhi kebutuhan usaha pengisian tangki air warga yang nantinya akan dijual kepada perusahaan air minum.

2.  Unit Pengelolaan Kebersihan Lingkungan

Unit pengelolaan kebersihan lingkungan adalah unit yang menangani sampah rumah

tangga di desa ketapanrame. Unit pengelolaan sampah melakukan pengambilan sampah setiap hari senin dan kamis pukul 9.00 WIB di setiap rumah warga dan villa. Setelah mengambil sampah maka sampah di bawa ke TPA. Biaya yang di pungut untuk warga 8.000, untuk rumah usaha 25.000 dan usaha menangah keatas sesuai volume sampahnya.

3.  Unit Pengelolaan Wisata

Unit Pengelolaan Wisata merupakan unit yang bertanggung jawab atas kegiatan pengelolaan obyek wisata (termasuk pujasera) dan bertanggung jawab atas kegiatan investasi warga desa terhadap objek wisata yang dibangun di Desa Ketapanrame. Unit Wisata bertanggung jawab atas pengelolaan dan pengembangan Wisata Taman Ghanjaran & Taman Bermain, bertanggung jawab atas pengelolaan dan pengembangan Pujasera Taman Ghanjaran, bertanggung jawab atas pengelolaan dan pengembangan Wisata Sumber Gempong, dan bertanggung jawab atas investasi warga desa Ketapanrame terhadap objek wisata yang ada di Desa Ketapanrame

4.  Unit Pengelolaan Kios dan Kandang Ternak

Unit Pengelolaan Wisata merupakan unit yang bertanggung jawab atas kegiatan pengelolaan dan penyewaan kios dan juga kandang ternak. Unit pengelolaan kios dan kandang ternak bertanggung jawab atas pengelolaan dan penyewaan lahan untuk pelaku usaha di Desa Ketapanrame, bertanggung jawab atas pengelolaan dan penyewaan lahan untuk kandang ternak di Desa Ketapanrame.

5.  Unit Simpan Pinjam dan Kemitraan

Unit usaha ini berdiri pada tahun 2020 untuk memberikan pinjaman kepada warga yang membutuhkan. Untuk kemitraan unit ini bekerjasama untuk mengurus lahan parkir. Unit ini memberikan pinjaman kepada warga dengan tenor 10 bulan tanpa diberlakukannya bunga. Selain itu kegiatan usahanya adalah pengelolaan parkir di dlundung bekerjasama dengan Perum Perhutani.

BUMDes Mutiara Welirang akan selalu aktif melakukan pembaharuan dan meningkatkan kualitas dari setiap Unit Usaha BUMDes sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi. BUMDes Mutiara Welirang akan selalu berusaha melayani masyarakat desa dengan pelayanan terbaik. Demi terciptanya kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat Desa Ketapanrame.


Senin, 12 Desember 2022

Guest House Sumber Gempong, Pilihan Terbaik Menginap di Wisata Sawah Sumber Gempong

Wisata Sawah Sumber Gempong adalah salah satu icon wisata desa di Kabupaten Mojokerto. Wisata sawah yang terletak di Dusun Sukorame, Desa Ketapanrame ini memiliki pemandangan alam yang indah, hamparan sawah yang hijau, sumber mata air yang jernih, dan juga pegunungan yang menjulang tinggi. Sumber Gempong juga memiliki berbagai macam wahana permainan menarik yang dapat dinikmati dengan santai. Harga tiket masuk Sumber Gempong juga tidak akan menguras kantong. Sehingga menjadikan Sumber Gempong sebagai pilihan para wisatawan untuk berlibur, baik wisatawan lokal maupun luar kota. Wisata Sawah Sumber Gempong tidak pernah sepi pengunjung baik saat hari libur maupun hari kerja.

Sumber Gempong akan selalu berkembang menjadi lebih baik seiring berjalannya waktu. Sumber Gempong telah menyediakan berbagai macam fasilitas yang dapat membuat pengunjung menjadi lebih nyaman ketika berlibur disana, seperti warung makan, musholla, toilet, dan juga gazebo sebagai tempat bersantai pengunjung. Salah satu fasilitas lain yang ada di Sumber Gempong adalah Guest House. Dengan adanya Guest House pengunjung yang datang dari luar kota tidak perlu repot lagi untuk mencari tempat menginap jika ingin menghabiskan waktu lebih lama berwisata di Desa Ketapanrame.

Guest House terletak di dalam area Wisata Sumber Gempong dan menghadap langsung ke hamparan sawah dan pegunungan. Pengunjung dapat menikmati pemandangan persawahan dan Gunung Penanggungan yang indah dari kamar. Hal ini menjadi salah satu daya tarik dari Guest House Sumber Gempong. Harga sewa Guest House pun terjangkau, yaitu Rp. 350.000 untuk weekday dan Rp. 450.000 untuk weekend.

Fasilitas yang didapatkan jika menyewa Guest House adalah sarapan untuk 2 orang, jaringan Wi-Fi, air hangat, kolam pemandian, dan terapi ikan yang ada di Sumber Gempong. Pengunjung yang menginap di Guest House dapat merasakan suasana pagi pedesaan yang sejuk. Kemudian dapat langsung merasakan berendam di sumber air alami yang terasa hangat di pagi hari. Selain itu Guest House juga memiliki promo spesial khusus di hari kerja (weekday), yaitu gratis 1 gelang tiket yang dapat digunakan untuk naik 4 wahana permainan.

Menginap di Guest House Sumber Gempong tentunya akan memberikan pengalaman baru yang berkesan. Menginap di kamar yang terasa sejuk dan memiliki pemandangan alam yang indah akan memuaskan bagi seorang pecinta alam. Guest House yang dapat memberikan rasa nyaman dan tenang juga dapat menjadi penghilang stress bagi seseorang yang sudah lelah bekerja dan ingin melepas penat dengan berlibur di tempat yang menenangkan. Sumber Gempong tidak akan mengecewakan para pengunjung. Sumber Gempong akan selalu memberikan pelayanan terbaik bagi pengunjung. Menyediakan tempat menginap yang nyaman dan aman, makanan yang lezat, dan juga fasilitas lain yang dapat memberikan kenyamanan. Pengunjung Sumber Gempong akan selalu menjadi prioritas. Kepuasan pengunjung adalah hal yang paling penting.

Sumber Gempong berharap agar pengunjung dapat menikmati liburan di Wisata Sawah Sumber Gempong dengan bahagia, dan dapat menciptakan banyak kenangan indah bersama orang-orang tersayang. Sumber Gempong berharap indahnya pemandangan pedesaan dan juga udara yang sejuk dapat melepas lelah dan penat dari hiruk-pikuknya perkotaan.

Jika ingin memesan Guest House Sumber Gempong dapat langsung menghubungi nomor 081936976732, atau menghubungi via DM Instagram Sumber Gempong di @sumbergempong.id

Kunjungi artikel dibawah ini untuk membaca lebih banyak informasi seputar Sumber Gempong:

1. Sumber Gempong, Suatu Lembah Yang Menjadi Berkah

2. Wisata Sawah Sumber Gempong, Wisata Terpopuler Di Mojokerto

Jumat, 09 Desember 2022

Taman Ghanjaran, Mengubah Kesulitan Menjadi Keunggulan yang Berdaya Saing

Wisata Taman Ghanjaran, berdiri di atas Tanah Kas Desa (TKD) yang sudah tidak lagi difungsikan untuk lahan pertanian karena hasilnya yang kurang maksimal. Melalui musyawarah desa, Pemerintah Desa dan masyarakat bersepakat untuk menjadikan lahan ini sebagai tempat wisata buatan yang dikelolakan kepada BUMDesa. Untuk pembangunan Kawasan wisata ini didapat Bantuan Keuangan (BK) dari Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto senilai 5 Milyar rupiah.

Nama Taman Ghanjaran dipakai sebagai nama Wisata ini dikarenakan lahan yang digunakan merupakan Tanah Kas Desa berupa tanah bengkok atau ganjaran yang sebelumnya di manfaatkan sebagai tambahan penghasilan bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa. Agar asal - usul ini tidak hilang dan tetap menjadi sejarah keberadaan lahan ini bagi generasi berikutnya. Penggunaan nama Taman Ghanjaran mempunyai maksud bahwa tempat ini akan bisa bermanfaat bagi semua masyarakat tidak hanya Kepala Desa dan Perangkat Desa serta berharap mendapatkan ganjaran atau pahala dari Yang Maha Kuasa yang diwujudkan dengan sculpture Piala yang menjadi icon wisata ini.

Dengan lahan seluas 3 Ha terbagi menjadi beberapa area, yang pertama disebelah timur terdapat Taman dengan berbagai jenis bunga dan pohon-pohon yang rindang, dilengkapi dengan fasilitas beberapa gazebo, kursi taman, area terapi, dan playground untuk anak-anak sebagai sarana penunjang wisata di Taman Ghanjaran. Untuk pengunjung di area ini tidak dikenakan biaya atau tiket masuk.

Kemudian di sisi paling barat, ada area bermain dengan berbagai macam wahana permainan diantaranya kereta jalan, bianglala, playground, skywave, carrousel, cinema 9, bom-bom car, swinger, pontang-panting dan skybike yang menjadi wahana favorit pengunjung wisata ini. Pembangunan wahana permainan ini sebagai bentuk semangat warga Desa Ketapanrame untuk mengembangkan wisata ini dengan pembangunan wahana permainan agar wisata ini semakin lengkap dan dapat menambah peluang usaha bagi masyarakat.

Mengenai anggaran pembangunan ini Pemerintah Desa membuka kesempatan kepada masyarakat untuk bersama – sama berpartisipasi ikut serta dalam penyediaan dana yang disebut program investasi warga. Dari program urun dana ini terkumpul dana senilai 3,8 Milyar yang diikuti oleh 440 kepala keluarga ( KK ) yang berpenduduk Desa Ketapanrame. Program ini digulirkan dengan ketentuan bahwa satu Kepala Keluarga mendapatkan kesempatan membeli 10 lembar saham dengan nilai satu juta perlembarnya, dari dana yang mereka investasikan akan diberikan hasil usaha sebesar 3% sampai 10% setiap bulannya dengan analisa pendapatan usaha yang sudah diperhitungkan dan dengan jangka waktu yang sudah ditentukan melalui musyawarah desa.

Wahana permainan dari program investasi ini dikelola tersendiri oleh kelompok masyarakat yang dinamakan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Wahana Taman Ghanjaran sebagai Mitra usaha BUMDesa dalam kegiatan pengelolaan wisata yang ada di Taman Ghanjaran.

Tidak jauh dari wahana permainan, ada kolam renang anak-anak dengan kedalaman 70 cm dan untuk kolam renang dewasa 150 cm yang setiap saat diawasi oleh beberapa penjaga kolam renang yang sudah terlatih.

Diantara area Taman dan wahana permainan, terdapat Pujasera dan PKL dengan jumlah seratus lebih pedagang yang siap memberikan layanan  makanan atau minuman kepada semua pengunjung dengan konsep semi outdoor dan berbagai macam menu makanan mulai dari menu tradisional hingga masa kini. Seluruh pedagang disini telah mendapatkan bimbingan dari dinas dan beberapa pihak terkait mengenai cara penyajian dan pengolahan makanan, sehingga makanan dan minuman yang disuguhkan aman dikonsumsi. Dengan fasilitas meja kursi, pengisi daya dan area seluas 4000 m2 ini membuat pengunjung betah berada dilokasi ini, pengelola telah menetapkan harga sesuai standart dan mewajibkan mencantumkan harga di setiap menu yang mereka sajikan.

Di taman Ghanjaran ini terdapat 2 Musholla dan 20 ruang Toilet yang tersebar di beberapa area sebagai fasilitas pendukung kenyamanan pengunjung ketika berwisata disini.

Selain fasilitas hiburan dan kuliner ini disediakan areal parkir yang cukup luas dengan jumlah personil seluruhnya sebanyak 80 orang yang terbagi beberapa shift dan bagian sesuai wilayah kerja masing-masing yang siap melayani para pengunjung yang berwisata ditempat ini.

Wisata Taman Ghanjaran ini telah menjadi agenda rutin tujuan wisata oleh masyarakat baik wisatawan domestic maupun luar kota, dalam satu hari sekitar 500 orang pengunjung untuk hari biasa dan jika hari libur sekitar 2000 orang pengunjung baik yang berwisata untuk menikmati wahana permainan maupun hanya untuk menikmati kuliner yang ada di wisata Taman Ghanjaran ini. Manfaat yang dapat diperoleh dari keberadaan wisata Taman Ghanjaran ini adalah selain menjadi icon wisata di Kabupaten Mojokerto juga mampu menjadi salah satu bentuk upaya Pemerintah Desa Ketapanrame untuk memberikan kemakmuran bagi masyarakat desa.

Kamis, 08 Desember 2022

Sumber Gempong, Suatu lembah yang menjadi berkah

Sumber Gempong adalah sebuah sumber mata air alami yang dikelilingi oleh hamparan sawah terasiring yang sangat menarik dan mempunyai keindahan yang alami, terletak di Tanah Kas Desa seluas 4 Ha yang berada di Dusun Sukorame Desa Ketapanrame. Daya Tarik ini sebelumnya sering dimanfaatkan oleh beberapa hotel untuk dijadikan rujukan paket tambahan bagi tamu hotel.

Sumber Gempong merupakan nama tempat sumber mata air yang ada dilokasi ini. Masyarakat setempat mengartikan “Gempong / Nggempong“ adalah suatu lokasi yang banyak terdapat genangan air dan tidak akan kering walaupun saat musim kemarau. Menurut kamus Bahasa Indonesia arti Gempong adalah putus asa. Dengan sebutan nama ini Pemerintah Desa menetapkan nama wisata ini menjadi Wisata Sawah Sumber Gempong mempunyai maksud bahwa semua orang yang berkunjung di wisata ini akan dapat menghilangkan keputusasaan.

Pada tahun 2021 adanya program pengembangan wisata setelah Taman Ghanjaran,  Pemerintah Desa Ketapanrame fokus pembangunan kawasan wisata Sumber Gempong dengan sumber dana yang diperoleh dari laba usaha Bumdesa tahun sebelumnya. Pembangunan diawali dengan pembangunan kolam pemandian dan penataan sumber mata air sebagai sarana wisata penunjang akan keindahan alam sekitar berupa hamparan sawah yang menyejukkan dan memanjakan mata bagi setiap orang yang datang.

Dengan memanfaatkan Sawah milik masyarakat disekitar lokasi yang tetap difungsikan untuk lahan pertanian sebagai pendukung fasilitas paket wisata jelajah sawah dan swafoto dengan tanpa menghilangkan konsep alamnya, masyarakat pemilik sawah diberikan kontribusi sebagai bentuk komitmen bersama untuk menciptakan Kawasan ini sebagai destinasi wisata baru

Masyarakat yang tidak memiliki sawah diberikan kesempatan ikut berpartisipasi dalam usaha kuliner, oleh-oleh dan usaha lainnya di lokasi ini dengan jumlah saat ini sekitar 30 kepala keluarga (KK). Sebagian lagi masyarakat diberi kesempatan untuk ikut urun dana untuk pengembangan wahana permainan dengan program investasi warga. Program investasi warga ini diikuti oleh 98 kepala keluarga (KK) dari masyarakat Dusun Sukorame dengan pola bagi hasil sesuai dengan analisa perhitungan yang sudah disepakati Bersama.

Beberapa macam wahana permainan dengan konsep yang memadukan wisata alam yaitu bebek air, sepeda layang, becak terbang, jantra, Atv dan kereta jelajah sawah yang menjadi wahana favorit bagi pengunjung, dengan rel kereta sepanjang 380 meter pengunjung bisa menikmati pemandangan sawah hijau yang menyejukkan mata. Dari hasil investasi ini, mampu memberikan bagi hasil usaha sekitar 3% - 15% perbulan. Selain fasilitas wahana di wisata ini juga terdapat Kolam pemandian, Kolam terapi ikan, dangau-dangau / pondok sawah sebagai tempat istirahat pengunjung sambil menikmati keindahan panorama yang disuguhkan.

Fasilitas lainnya seperti toilet yang tersebar di beberapa sisi serta terdapat beberapa Musholla agar memudahkan pengunjung untuk beribadah. Dengan areal parkir yang cukup luas bagi kendaraan roda dua dan roda empat dibantu petugas penata dan pengarah parkir sejumlah 30 orang akan sangat memudahkan pengunjung untuk menempatkan kendaraannya. 

Lahan pertanian yang sebelumnya hanya mendapatkan keuntungan dari hasil panen yang ada kalanya tidak menguntungkan saat ini menjadi berkah bagi masyarakat karena saat  ini menjadi tempat favorit bagi wisatawan baik anak-anak maupun dewasa.

Wisata Sawah Sumber Gempong ini dikelola oleh BUMDesa dengan menjalin kemitraan dengan Kelompok Sadar Wisata dengan nama RAKASIWI (Penggerak Aksi Wisata). Kelompok ini berjumlah lebih dari 50 orang yang  terdiri dari berbagai unsur masyarakat yang dibentuk melalui musyawarah Dusun dan telah mendapatkan SK dari Kepala Desa. Dalam pengelolaannya menggunakan mekanisme bagi hasil prosentase dari tiket masuk wisata.

Sebagai penunjang daya Tarik di Wisata Sawah Sumber Gempong ini pengelola menyajikan atraksi kesenian pada momen tertentu, diantaranya Pencak silat dan bantengan dari paguyuban kesenian Desa yang menjadi pelengkap paket wisata.

Wisata Sumber Gempong ini telah menjadi salah satu icon Wisata desa di Kabupaten Mojokerto dan menjadi tujuan wisata oleh masyarakat baik wisatawan domestik maupun luar kota, dalam satu hari sekitar 500 orang pengunjung untuk hari biasa dan jika hari libur sekitar 2000 orang pengunjung baik yang berwisata untuk menikmati wahana permainan maupun hanya untuk menikmati pemandangan alam yang terdapat di lokasi wisata ini.

Karena semakin berkembangnya wisata ini, pengelola membuat paket wisata yang terintegrasi dengan nama Paket “SOBO KETAPANRAME”, dengan paket ini wisatawan akan lebih mudah untuk mengexplore destinasi wisata yang ada desa Ketapanrame.


Rabu, 07 Desember 2022

Cerita Berdirinya Taman Ghanjaran



Setelah lama menjadi desa yang sama sekali tidak dikenal oleh publik, kini Desa Ketapanrame yang terletak di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur telah menunjukkan eksistensinya. Pembangunan desa wisata yang digencarkan oleh masyarakat desa telah banyak membawa perubahan positif di Desa Ketapanrame.


Desa yang kini telah bertransformasi menjadi desa wisata tersebut kian hari menjadi perbincangan publik dan viral di media sosial. Salah satu penyebabnya adalah keberadaan Taman Ghanjaran yang menjadi objek wisata unggulan di  di Desa Ketapanrame.


Di balik popularitas Taman Ghanjaran yang semakin melambung, terdapat cerita menarik yang mewarnai proses pembangunan objek wisata tersebut. Sejak awal, Taman Ghanjaran dibangun secara mandiri oleh masyarakat desa dengan mengandalkan tenaga, pikiran, uang, serta sumber daya alam yang berasal dari desa.


Secara geografis, Desa Ketapanrame merupakan desa yang strategis untuk dibangun sebagai desa wisata. Dengan luas wilayah sebesar 345.000 hektar dan ketinggian mencapai 1.200 meter di atas permukaan laut, desa ini memiliki potensi kenampakan alam yang memanjakan mata. Terlebih lagi, desa ini berada di antara dua gunung tinggi, yaitu Gunung Welirang dan Gunung Penanggungan. 


Selain memiliki alam yang indah, Desa Ketapanrame juga memiliki warga yang sangat produktif. Hampir seluruh masyarakat desa bekerja setiap hari sebagai petani di sawah atau ladang, bahkan hingga perkantoran pemerintah maupun swasta. Kedua potensi ini kemudian memantik ide Kepala Desa H Zainul Arifin S.E. untuk membangun Taman Ghanjaran dengan memadukan potensi alam desa dan kegigihan masyarakat yang luar biasa. 


Dengan melibatkan partisipasi seluruh warga Ketapanrame, Kepala Desa berusaha untuk membangun sebuah tempat wisata yang sempurna. Diawali dengan kegiatan pengumpulan dana dari sekitar 400 KK yang bersedia untuk memberikan dana maksimal sebesar Rp 10 Juta, hingga pada akhirnya berhasil terkumpul dana Rp 4 miliar. Setiap warga yang menjadi investor mendapatkan keuntungan sebesar 10% dari profit yang dihasilkan wahana.


Kesuksesan desa ini dalam membangun Taman Ghanjaran dibuktikan dengan membludaknya wisatawan dari berbagai penjuru daerah. Hal ini secara langsung berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi desa, bahkan Taman Ghanjaran dapat bertahan selama pandemi Covid-19 yang tengah melanda Indonesia pada saat itu.


Perpaduan antara potensi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) adalah strategi Desa Ketapanrame dalam mengembangkan peluang yang mampu memberikan dampak positif kepada masyarakat. Warga desa yang rajin dan giat dalam bekerja juga turut menjadi faktor pendukung suksesnya pendirian Taman Ghanjaran di Desa Ketapanrame.


Selain itu, pembangunan Taman Ghanjaran juga melibatkan partisipasi pihak-pihak eksternal, baik dari pemerintah maupun swasta. Misalnya pengembangan awal Desa Ketapanrame pada tahun 2019 mengandalkan bimbingan dari tenaga pendidik serta mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya).


Tiga tahun berselang sejak bimbingan yang dilakukan oleh Ubaya, Astra kemudian bergabung untuk membantu melengkapi kelengkapan sumber daya manusia (SDM) serta pemenuhan sarana dan prasarana yang belum dimiliki Desa Ketapanrame. Ketersediaan fasilitas merupakan hal penting bagi desa wisata untuk memastikan kepuasan dan kenyamanan wisatawan.


Pendampingan yang dilakukan oleh pihak Universitas Surabaya (Ubaya) dan Astra berdampak besar terhadap peningkatan jumlah wisatawan di Desa Ketapanrame. Dalam sebulan, jumlah wisatawan yang datang untuk berlibur di Desa Ketapanrame dapat mencapai angka 5.000 orang. Bukan angka yang kecil bagi sebuah desa wisata yang dibangun secara mandiri dari nol dengan hanya memanfaatkan sumber daya yang tersedia di desa tersebut.


Momen tersebut lalu dimanfaatkan oleh warga Desa Ketapanrame untuk membangun objek wisata yang dapat mendongkrak perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat desa, yaitu Taman Ghanjaran. Taman wisata ini berhasil dibangun pada tahun 2018 dan hingga kini selalu berhasil mendulang penghargaan dari berbagai pihak, termasuk dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.


Selasa, 06 Desember 2022

Wisata Sawah Sumber Gempong, Wisata Terpopuler di Mojokerto

Wisata Sawah Sumber Gempong merupakan tempat wisata alam dan edukasi yang dikelola oleh BUMDes Mutiara Welirang dengan bantuan masyarakat Desa Ketapanrame. Tempat wisata ini dibangun sebagai bentuk kesadaran banyak pihak akan potensi wisata yang ada di Desa Ketapanrame dan mendapatkan dukungan dari pemerintah provinsi Jawa Timur, pemerintah kabupaten Mojokerto, perguruan tinggi, dan seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah Desa ketapanrame bersama dengan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) dan juga BUMDesa (Badan Usaha Milik Desa) juga berusaha untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan memberikan kesempatan bagi masyarakat desa untuk bersama-sama mengelola Sumber Gempong. Sehingga dibuatlah Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) yang diberi nama “RAKASIWI”.


Sumber Gempong berada di Dusun Sukorame, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Sumber Gempong mulai dibuka pada tahun 2018. Sawah hijau yang membentang luas dan juga pegunungan yang menjulang tinggi menjadi pemandangan utama dari Wisata Sawah Sumber Gempong. Pemandangan pedesaan yang asri dengan hawa yang sejuk membuat Sumber Gempong menjadi pilihan tepat untuk melepas penat dari kesibukan sehari-hari.


Sumber Gempong memiliki kawasan persawahan seluas 5 hektare. Fasilitas yang dapat dinikmati pengunjung Sumber Gempong antara lain ada gazebo, dangau sawah, wahana permainan, kolam pemandian, terapi ikan, warung makan, camping ground, dan guest house.


Gazebo

Sumber Gempong memiliki banyak gazebo yang tersebar di banyak tempat. Pengunjung dapat duduk bersantai di gazebo sambil menikmati pemandangan alam yang asri.


Dangau Sawah

Dangau sawah merupakan gubuk atau rumah kecil yang terletak ditengah sawah. Pengunjung dapat bersantai didalam dangau sawah sambil menikmati pemandangan sawah yang hijau dan juga angin yang berhenbus sejuk.


Wahana Permainan

Ketika berkunjung ke Sumber Gempong, pengunjung dapat menaiki berbagai macam wahana permainan seperti kereta sawah, bebek air, ayunan jantra, becak terbang, sepeda layang, atv, dan kuda tunggang. Wahana yang menjadi favorit pengunjung Sumber Gempong adalah kereta sawah, bebek air dan juga atv.


Kolam Pemandian dan kolam terapi ikan

Pengunjung juga dapat berenang di kolam pemandian Sumber Gempong, mengambil selfie ditengah-tengah sawah, dan bersantai merendamkan kaki di kolam terapi ikan.


Warung Makan

Warung makan Sumber Gempong diberi nama “Griya Tetedan”. Ada banyak menu yang ditawarkan oleh Griya Tetedan, seperti nasi pecel sambel tumpang, nasi soto daging, nasi rawon, nasi babat, nasi empok, lalapan ayam laos, krengsengan, nasi bakar, dan lain-lain.


Camping Ground

Sumber Gempong menyediakan area Camping Ground bagi pengunjung yang ingin merasakan camping di pedesaan yang asri. Pengunjung tidak perlu kebingungan meminjam tenda karena Sumber Gempong menyediakan tenda yang dapat disewa pengunjung yang ingin camping di Sumber Gempong.


Guest House

Pengunjung tidak perlu kebingungan jika ingin mencari tempat menginap. Karena Sumber Gempong juga menyediakan fasilitas Guest House yang  juga berada di area Sumber Gempong. Pengunjung akan menempati kamar yang menghadap langsung dengan memandangan sawah dan gunung, yang pastinya sejuk dan juga nyaman.


Wisata Sawah Sumber Gempong mulai ramai dari pengunjung lokal sampai pengunjung luar kota, dan menjadi salah satu wisata terpopuler di Mojokerto. Dengan memanfaatkan sumber air dan persawahan yang terbentang luas, dan juga lokasi yang strategis, menjadikan Sumber Gempong tempat yang cocok untuk liburan bagi semua kalangan, terutama bagi pengunjung yang menyukai wisata alam. Sumber Gempong cocok dikunjungi bersama teman-teman dan juga bersama keluarga.


Senin, 05 Desember 2022

BUMDes Mutiara Welirang Mengikuti Kegiatan “Penarikan Mahasiswa Magang Bersertifikat Syncore Indonesia JC GAS batch 3”

Pada hari Sabtu tanggal 26 November 2022, BUMDes Mutiara Welirang mengikuti kegiatan “Penarikan Mahasiswa Magang Bersertifikat Syncore Indonesia JC GAS batch 3” secara online melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini diselenggarakan oleh PT. Syncore Indonesia sebagai bentuk peresmian kepulangan peserta Magang Bersertifikat Junior Consultant Batch 3 yang telah menyelesaikan tugasnya dalam membantu dan mendampingi mitra Bumdes PT. Syncore Indonesia. Acara ini dihadiri oleh pihak PT. Syncore Indonesia, perwakilan BUMDes, dan juga para mahasiswa magang Junior Consultant.

PT Syncore Indonesia adalah perusahaan yang bergerak di bidang konsultasi, pengembangan system, penyedia training dan media. PT. Syncore Indonesia telah melatih dan mendampingi banyak mitra-mitra mereka. Baik melakukan pendampingan secara online, maupun pendampingan secara langsung. BUMDes Mutiara Welirang merupakan salah satu mitra BUMDes dari PT. Syncore Indonesia.

Kedatangan mahasiswa magang bersertifikat yang diturunkan oleh PT. Syncore Indonesia merupakan salah satu kegiatan yang dibuat oleh PT. Syncore Indonesia yang bekerjasama dengan program milik pemerintah yaitu Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. Mahasiswa magang dari Syncore akan diberi pembekalan dan pelatihan sebagai Junior Consultant. Junior Consultant akan menjadi perwakilan dari Syncore untuk mendampingi dan membantu mitra-mitra Syncore. Syncore kemudian menyebarkan dan menurunkan mahasiswa magang kepada mitra-mitra Syncore agar mitra bisa mendapatkan pendampingan secara langsung dalam waktu kurang lebih 2 bulan.

BUMDes Mutiara Welirang kedatangan 7 mahasiswa magang Junior Consultant pada Senin 19 September 2022. Ketujuh mahasiswa magang terbagi menjadi 4 bagian, yaitu Business Development, Finance, Customer Relationship Manajemen, dan Digital Media. Masing-masing bagian memiliki tugas untuk mendampingi dan membantu mitra BUMDes sesuai dengan bidang keahlian mereka masing-masing.

Direktur BUMDes Mutiara Welirang, Bapak Herwanto menyebutkan bahwa ide menurunkan mahasiswa magang Junior Consultant langsung ke BUMDes lebih efektif dari pada hanya melakukan pendampingan secara online melalui Zoom Meeting. Dari kegiatan ini kedua pihak dapat bertukar pengalaman dan perspektif dengan lebih leluasa. Banyak sekali manfaat yang dirasakan BUMDes berkat kegiatan ini walau waktu yang diberikan hanya 2 bulan saja. BUMDes merasa sangat terbantu dengan kedatangan Junior Consultant dari Syncore. Pak Herwanto juga berharap agar kegiatan ini dapat terus dijalankan di tahun-tahun berikutnya.

PT. Syncore Indonesia melalui programnya yang bernama Bumdes.id juga sudah banyak memberikan pelatihan-pelatihan dan pendampingan yang sangat membantu BUMDes dalam pengembangkan usaha desa tersebut. Namun dengan adanya penurunan mahasiswa magang Junior Consultant secara langsung ke kantor-kantor BUMDes memberikan pengalaman baru yang lebih segar dan juga lebih menyenangkan daripada hanya melakukan pendampingan secara online. BUMDes dan para mahasiswa magang Junior Consultant dapat bersama-sama mengeksplor hal-hal baru yang dapat membantu BUMDes untuk semakin maju. Saling bekerjasama dan juga dapat membangun relasi dengan orang-orang baru. Kegiatan Magang Junior Consultant ini dapat bermanfaat bagi pihak BUMDes maupun bagi mahasiswa magang itu sendiri.

BUMDes Mutiara Welirang optimis bisa menjadi lebih besar dari sekarang. Dengan melihat program-program kerja dan target-target yang sudah tercapai di awal tahun, kedepannya akan banyak program-program lain yang berhasil dilaksanakan. Harapannya, semoga BUMDes Mutiara Welirang bisa menjadi badan usaha desa yang mampu menghidupi desa dan warga masyarakat.

Semoga kegiatan pendampingan mahasiswa magang Junior Consultant ke mitra BUMDes dapat dilaksanakan sampai tahun-tahun yang akan datang dan tidak berhenti sampai disini saja. Semoga program ini menjadi lebih baik seiring dengan perkembangan waktu, sehingga dapat memberikan manfaat lebih banyak lagi, terutama bagi BUMDes Mutiara Welirang.


Kamis, 01 Desember 2022

Intip Penghargaan yang Dianugerahkan Kepada BUMDes Mutiara Welirang, Mulai Tingkat Provinsi Hingga Nasional!


Prestasi Desa Ketapanrame di tingkat regional dan Nasional dipuji oleh Bupati Mojokerto, Ikhfina Fahmawati. Menurut Bupati Ikhfina Fahmawati, Desa Ketapanrame pintar melihat peluang dan menangkapnya hingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati Mojokerto pada saat meresmikan Wisata Sawah Sumber Gempong pada Sabtu (18/12).

Bupati Mojokerto juga memuji pengelolaan Pemerintah Desa Ketapanrame yang baik sehingga mampu mendapatkan berbagai prestasi di tingkat nasional hingga nasional. Peluang yang dimaksud dalam hal ini adalah potensi di bidang pariwisata yang kemudian mampu dikelola dengan baik oleh Desa Ketapanrame.


Melalui tagline “Sobo Ketapanrame” yang merupakan branding pariwisata Desa Ketapanrame, Bupati Mojokerto mengharapkan adanya peningkatan pendapatan masyarakat setempat. Kesuksesan Desa Ketapanrame dalam mengelola pariwisata kemudian dijadikan sebagai potret sukses pemaksimalan potensi desa dengan baik.


Pembangunan daerah yang dimulai dari tingkat desa sejatinya telah menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Melalui kesuksesan Desa Ketapanrame, Bupati Mojokerto berharap desa-desa lain dapat mengikuti ambisi dalam memperkuat ekonomi yang berbasis kerakyatan. Bupati Mojokerto juga menyebut kesuksesan tersebut tidak luput dari dukungan dan keterlibatan stakeholders.


Desa Berdaya, sebagai inti acara tersebut merupakan salah satu dari 3 program andalan Provinsi Jawa Timur di bidang pemberdayaan masyarakat dan desa. Adapun ketiga program tersebut antara lain yakni Pemberdayaan Usaha Perempuan (Jatim Puspa), Penguatan Permodalan BUMDESA (Paman Desa), dan program Desa Berdaya.


Penghargaan Desa Berdaya diberikan kepada Desa Ketapanrame oleh Bupati Mojokerta sebab telah menjadi desa yang mandiri dan mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakatnya dari bidang pariwisata dengan memaksimalkan potensi sumber daya yang dimiliki.


Secara keseluruhan, terdapat 548 desa yang telah dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan total anggaran sekitar Rp 48 miliar. Di Kabupaten Mojokerto sendiri, dana desa telah dialokasikan untuk 14 desa dengan dana sebesar Rp 2,4 miliar. 


Dengan disahkannya program Desa Berdaya, Bupati Mojokerto berharap seluruh desa dapat meningkatkan serta mengembangkan potensi yang dimiliki dengan mengedepankan kreativitas, inovasi, dan produktivitas agar mampu bersaing.


Berdasarkan catatan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Desa Ketapanrame telah meraih banyak penghargaan bergengsi, beberapa di antaranya yaitu:


  1. Juara 1 lomba Bumdes Terbaik 2020 Kabupaten Mojokerto.

  2. Juara 1 lomba Bumdes Terbaik 2020 Provinsi Jawa Timur.

  3. Juara 1 sebagai Desa Sejahtera Astra (DSA) 2020 Oleh Astra Indonesia.

  4. Juara 2 Desa Brilian se-Indonesia oleh BRI 2021.

  5. Juara 1 lomba Video Wisata Desa se-Kabupaten Mojokerto 2021.

  6. Juara 2 lomba Video Kreatif Usaha Ekonomi Perdesaan se-Provinsi Jawa Timur 2021.

  7. Sebagai Desa Prospektif Good Governance Pengelolaan Keuangan Desa Terbaik Tahun 2021 dari Dirjen Perbendaharaan Kanwil Provinsi Jawa Timur Kementerian Keuangan.

  8. Kategori 300 besar Desa Wisata Nusantara Tahun 2021 dan 2022 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

  9. Sebagai Tokoh Inspiratif Pariwisata Kabupaten Mojokerto 2022.

  10. Peraih Desa Wisata Terbaik Kabupaten Mojokerto 2022.

  11. Peraih Wisata Alam Terbaik Kabupaten Mojokerto untuk Sumber Gempong tahun 2022.

  12. Peraih Bumdes Terbaik dalam Penghargaan Community Development and Engagement BUMDes Award Nasional 2022.

  13. Kategori 10 Besar Dewi Cemara  Provinsi Jawa Timur Tahun 2022 (desa wisata cerdas, mandiri dan  sejahtera).


Foto: Beberapa piagam penghargaan yang dipajang di kantor BUMDes Mutiara Welirang


Selain itu, Desa Ketapanrame juga meraih juara 3 BUMDes Program Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan ITS Surabaya 2020, dan menduduki posisi 10 besar Desa Brilian se-Indonesia oleh BRI batch 1 tahun 2021.


Banyaknya penghargaan dan kejuaraan yang diperoleh Desa Ketapanrame menjadikan desa ini sebagai potret desa yang sukses mengembangkan potensi wisatanya untuk menjadi desa yang mandiri, sesuai dengan tujuan program yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.